3 Dosa Pendidikan di Indonesia

sebelum anda membaca tulisan saya ini sebaiknya anda tanggalkan dulu pikiran normatif. Dan melihat dunia pendidikan sebagai bagian yang WAJIB dalam hidup dan kehidupan di Negeri Ini.

Pendidikan dalam Negeri ini adalah suatu komoditas yang tak luput dalam bisnis. Dimana nilai adalah standar. Dan Pengajar (DOSEN+GURU) adalah penentu segalanya dan tak pelak mereka menentukan apa yang harus di kerjakan murid atau mahasiswanya. Sebenarnya ada sinkronisasi antara pengajar dengan siswanya. Yaitu adanya saling ketergantungan, namun yang terjadi saat orla hingga orba dulu guru menjadi bulan-bulanan kebijakan pemerintah. Kemudian bagaimana saat ini, para pengajar tak ubahnya manusia biasa yang dapat khilaf maupun SERING khilaf. banyangkan berapa banyak kasus GURU CABUL, kemudian di ikuti dengan guru Yang memukul siswanya. APAKAH ini model Pendidikan di Negeri kita? Namun pada saat momentum Ujian Akhir Nasional Para GURU akan disibukkan dengan bagaimana mereka Harus mampu meluluskan SISWAnya, atau menyelamatkan MAHASISWAnya Dari ancaman D.O (drop out). Biasanya mereka akan mulai bertingkah dengan standarisasi nilai. Namun bukan pada standarisasi Mentalitas dan kemampuan Bertahan maupun beradaptasi. Berapa Banyak SISWA yang Tidak Lulus Ujian Nasional Akhirnya Bunuh Diri?? Ini semua Karena adanya STANDAR Nilai

Perlu diketahui dalam catatan Ayu Utami, Mengatakan Bahwa Novelis Kawakan Sekelas PRAMOEDYA ANANTA TOER saja bisa sekolah dasar selama 10tahun, bukan karena BODOH dan Nilai, namun karena BAPAKnya yang kepala sekolah dan Mendidik mentalnya untuk bertahan dan beradaptasi.
Demikian juga dengan Prof. Rhenal Kasali yang juga tidak naik kelas ketika sekolah dasar dulu.

APAKAH, Guru dan DOSEN anda adalah pendidik Mental?? tentu Saja Bukan, Mereka adalah pengajar dan penasihat serta Educatif SALES Mentor.
dan inilah dosa yang Pertama:::::::>>>
1.Standar NILAI dan MERASA PENGAJAR SELALU BENAR!!!

sebelum Lanjut Dosa Berikutnya Silakan Baca CURHAT saya =
Bayangkan Untuk menanda tangani (tidak lebih dari 30detik) BEBAS tanggungan Yang saya ajukan, karena memang saya tidak menggunakan LAB. KIMIA DASAR seorang KaLAB, dengan santai Melontarkan Kata-kata : "Besok SAJA, Saya sibuk" Okelah,, Namun bukankah saat itu jam kerja Pukul 13.20 Siang (saat tidak ada mata kuliah seorang dosen biasanya lebih senang Ngeluyur mengurus bisnisnya daripada menjalankan tanggung jawabnya sebagai Pengabdi Kepada masyarakat).

inilah DOSA yang Ke-2
2. PENDIDIK dan PENGAJAR tidak pernah merasa berhutang dengan para MURID, SISWA dan MAHASISWAnya

Bukankah pendidikan di Negara ini tidak Gratis, walaupun dengan adanya BOS (Bantuan OPERASIONAL SEKOLAH) dan Renumerisasi GAJI dan TUNJANGAN ternyata masih saja mereka merasa tidak perlu mengembangkan kemampuan Murid dan SISWAnya. Baik secara IQ, EQ dan SQ
Secara IQ guru atau DOSEN akan sangat terpukul (mudah marah, jarang mengajar, sering memberikan tugas yang tidak masuk dalam kurikulum) jika Muridnya Lebih pandai dari dia, Lebih AKTIF daripada DIA.
Untuk EQ,, para pendidik di Negeri Ini membiasakan menilai buku dari SAMPULnya. Bayangkan hanya karena Kebiasaan sang murid berbicara, mereka terkadang memberikan hukuman. Karena Muridnya sering bertengkar Mereka juga Tidak menaikkan Kelas.
Memang Kenakalan Identik dengan Kemalasan dan Kemalasan Identik dengan Kebodohan. Namun bukan berarti kenakalan pasti disertai dengan Kebodohan, Pada dasarnya kenakalan adalah proses kreatif. Bayangkan Seorang anak Yang membolos dengan memalsukan surat dari orang tuanya, pasti mereka akan berlatif menulis tegak bersambung (bukankah ini proses kreatif).
Seorang anak yang senang berantem (bukan Tawuran, TAWURAN hanya Untuk PARA PENGECUT), secara tidak langsung SISWA tersebut belajar untuk membela diri dan Menyalurkan EMOSI dalam OLAH RAGA ( bertarung 1 lawan 1)
Sedang SQ (spiritual Query) di Negeri ini, menjadi tidak berguna pada seluruh siswanya karena PELAJARAN AGAMA hanya sebatas do'a bukan penghayatan Ke IMANAN dan Ketaqwaan. Bagi Saya keimanan adalah berkah, namun beragama adalah Jebakan spiritual keluarga. APAKAH AGAMA ANDA Yang Pertama KALI ketika anda Terlahir Di KELUARGA ISLAM??
Tentu SAJA ISLAM adalah AGAMA ANDA yang pertama, Jika seandainya nanti atau telah anda berpindah agama?? Begitu Juga SEBALIKnya. Kemudian BAGAIMANA seandainya Negara ini KOMUNIS dengan IDEOLOGI Tetap Pancasila,, tentu tidak ada POIN AGAMA sebagai Jebakan Kelahiran dalam Keluarga mana? Namun Memberikan AGAMA sebagai bagian dari BERKAH Langsung dari TUHAN YANG MAHA ESA (YME)

Dan Itulah HUTANG KEDUA dalam Pendidikan Negara Ini, Pengajar Tidak Pernah Merasa ada hutang terhadap Anak DIDIK,,AJAR,,dan ANAK Bimbingnya. Mereka (SISWA+MAHASISWA) adalah ROBOT yang dijalankan dalam Program kurikulum dan Biaya, Mereka Sangat JARANG diajak Diskusi Sehat,, Mereka SANGAT jarang dibina Mental (I+E+S)*Q nya.

Yang ada MEREKA di bina untuk membayar SPP/BP3/SUMBANGA/IURAN dan apalah Nama Lainnya dengan TEPAT WAKTU... SUNGGUH displin dalam PEMBAYARAN..

OKE,,,
Sebelum melanjutkan Yang Ketiga. Kiranya Saya Boleh Menanyakan APAKAH tulisan saya diatas Salah secara pandangan LOGIKA??


Jika SALAH maka Mohon Jangan DIlanjutkan Ke DOSA Berikutnya

JIKA BENAR maka MOHON anda BERPIKIR Kembali Untuk mencari SOLUSI setidaknya Buat Anda Pribadi,, Buat Kita (jika ANDA RELA BERBAGI) dan BUAT bangsa INI,, JIKA REVOLUSI BERJALAN LAGI HINGGA ESOK HARI,,LUSA NANTI dan HINGGA MATI

DOSA BESAR YANG KE -3 adalah

☺☺♂♂♣♣♣IJAZAH♣♣♣♂♂☺☺

Kenapa IJAZAH??? Karena Inilah standarisasi DUNIA NYATA (SETELAH PENDIDIKAN) maka anda dapat menentukan kelayakan Hidup anda!!
dengan IJAZAH Yang tinggi maka anda akan mendapatkan Lapangan PEKERJAAN Yang LUAS. APAKAH SAAT ini JABATAN UNTUK seorang STAFF dari suatu perusahaan dapat dicapai dengan IJAZAH SMU?? tentu sangat sedikit,,

KEMUDIAN APALAH ARTI dari WB9 /WAJAR (WAJIB BELAJAR 9 Tahun -Hingga SMP/SLTP/MTS) jika, WAJAR adalah suatu kewajiban maka nilai kerja yang diberikan dan distandarkan adalah jabatan yang wajar. Mengapa demikian?? Secara LOGIKA SLTP=WAJIB belajar,, maka jenjang setelah itu bukanlah suatu kewajiban dan nilai yang bukan suatu kewajiban itu adalah kemewahan dan Kelebihan. Maka Layanan kerja Untuk seorang lulusan seorang LANJUTAN pertama adalah STAFF bukan sebagaimana adanya saat Ini SLTP adalah BURUH KASAR,, SMU adalah OFFICE BOY,,CLEANING SERVICE dan PERGURUAN Tinggi (STRATA1) adalah STAFF,, PERGURUAN LEBIH TINGGI (stara2) MANAGER,, Perguruan Paling TINGGI (staraf3) adalah BOS ,, DIRECTOR dan Penentu Kebijakan Bukankan BAPAK PRESIDEN dan WAKILNYA adalah ORANG-ORANG STARAF 3.... Namun dalam benak Penulis Ngapain HARUS SAMPAI Belajar Ke STARAF 3 kalo Mentalnya DONGO,, dan SEORANg DOSEN Institusi di BANDUNG dengan LEVEL Staraf3 ternyata Melakukan PLAGIARISME sungguh Memalukan....
BUYARKAN SAJA PENDIDIKAN DI NEGERI INI KARENA tidak sesuai dengan CITA-CITA BANGSA


Jika ada Yang merasa TULISAN INI merupakan JIPLAKAN atau Plagiarisme Semata MOHON segera KONFIRMASI karena BAGI saya PLAGIARISME tidak UBAHNYA dengan PENCURIAN
READ MORE - 3 Dosa Pendidikan di Indonesia

Memaafkan

Memaafkan ato forgiving simple namun cukup bermanfaat pada dunia saat ini. Namun haruskah kita memaafkan ato juga meminta maaf sedangkan sebenarnya kita juga sering membuat kesalahan ato juga masih mengedepankan EGO??

Bagi sebagian orang LEBARAN adalah moment untuk memaafkan dan meminta maaf,, ajang reunian,, ajang kumpul-kumpul. Namun pernah gak terbesit dalam Pikiran Kita ketika,, saat bertemu (belum saling memaafkan) tiba-tiba hati Kecil Bicara " eh sialan,, masih Tau diri Juga Lho Kesini" ato bagi Yang akan mengakui kesalahan dan merasa bersalah,, "Untung Ada lebaran,, Kalo aja Gak ada,, Ngapain susah-susah minta maaf" kemudian Terlebur dalam senyum penuh kegembiraan karena udah Maaf-maafan.

Namun Buat yang intesitas bertemunya jarang dan kiranya tidak terjadi pertengkaran ataupun perselisihan satu dengan yang lain, maka Begini bersitan dipikirannya " GILA,, tiap lebaran ada AJA yang Baru,, Kalo Gak BaJU,, ya Handphone,, Gak Gitu,, Mobil n semua Gadget Idaman,, ampe GIGI KAWATAN" bagi Yang SHOW OFF cuman Mikir satu Hal " Ni,, orang Gak ada Perubahan,, mulai dari Ukuran Badan,, Bau BADAN,, ampe Pakaian SEMUAnya BArU"

Ya,, Kalo GINI mendingan GAK USAH lebaran,, kalo MASIH ada PIKIRAN-PIKIRAN diatas Di OTAK kita
READ MORE - Memaafkan

Jualan Koleksi

Baru ini aku Buat thread di kaskus mulai mau mempromosikan karya dan beberapa Koleksi yang aku jual. Maklumlah Bos,, Lagi Kanker alias Kantong Kering, dulu sih cuman buat Hobi n Iseng2. Sekarang kebutuhan makin Meningkat so Mau Jual aja sekalian Barang ini..


http://u.kaskus.us/19/6hfnjztb.jpg
http://u.kaskus.us/19/web7lyla.jpg



Terus Koleksi koleksi perangko (filateli) juga Mulai Ku Jual,, cos dirumah udah gak da generasi penerusnya.
READ MORE - Jualan Koleksi

Testing Speedy Internet SPEED

Too Long I do not Test my Connection, I try many Internet Tester
So This is a result

So You can check and test many option about your connection, Ping, Download, and Upload speed. CHECK THIS OUT
READ MORE - Testing Speedy Internet SPEED

AKHIR AGUSTUS '10

Ini adalah Bulan kemerdekaan Negara kami. Mulai dari sabang Sampai merauke Merayakannya. Bahkan Sampai negara Tetangga Yang jatuhnya hari kemerdekaan dari NEGOSIASI dengan Penjajahnya aja Juga pada Bulan Ini. Tapi satu Hal Yang PALING penting adalah Negara Tetangga Ini gak tau DIRI.

Bayangkan Dulu AJA mereka Mencontek dari KITA dan Kemudian mencuri berbagai kebudayaan Kita, ada beberapa hal Yang Menggelitik di Benakku sehingga Pantaslah Ku PUBLIKASIKAN di BLOG agar Mereka JUGA BACA ::

  1. Melayu Yang IDENTIK dengan MALAYSIA bukanlah Nenek MOYANG ORANG Indonesia, Walaupun kita serumpun melayu. Tapi Melayu Bukanlah ETNIS di NEGERI INI,, Melayu adalah Ras yang Gak Setinggi dari SUKU JAWA, BATAK, DAYAK ataupun PAPUA
  2. ARTIS Malaysia adalah RAS terendah dalam Kreatifitas MUSIK ASIA. Bayangkan saja,, Musik-musik yang dinyanyikan DIVA malaysia (SITI NURHALIZA) terlihat KURANG BERKUALITAS, ditambah LAGI dengan MUSIKnya AMY SEARCH yang KONON cuman GUBAHAN,, CEK di KASKUS ato di FORUM2 ada KOK
  3. MALAYSIA gak BERBUDAYA dengan Menyematkan MALAYSIA Trully ASIA bukan BERARTI malaysia Memiliki Kemajemukan ASIA,, NKRI memiliki Kemajemukkan BUDAYA dari ACEH HINGGA PAPUA
SO dari TULISAN diatas saya HANYA berpesan atas nama LIDAH Ir. SOEKARNO "GO TO HELL MALAYSIA. GANYANG MALAYSIA"
READ MORE - AKHIR AGUSTUS '10

Check PAGE RANK

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

CHECK THIS OUT

About Me

Foto saya
Bukan Orang BAIK. Tapi Juga Bukan Orang JAHAT, APALAGI Munafik.