Tampilkan postingan dengan label sastra budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra budaya. Tampilkan semua postingan

Membuka Microsoft Word Yang terproteksi

Halo pembaca dan pengunjung Bangjlimz.blogspot mungkin ada sudah terbiasa melakukan modifikasi laporan, tugas, atau sebuah karya (saya ngomong modifikasi lho, bukan Plagiat, hehehehe) nih saya mau share Sebuah sopwer buat membuka sebuah dokumen dalam bentuk .doc ataupun .docx yang diproteksi mengunakan password gimana caranya bang? Yang pertama siapkan dulu dan download dulu Cokwarenya : nih Link nya

Setelah Itu Instal deh. dan Utak atik sendiri Yah.. xixixixix Bye. :P

eh hampir ketinggalan Cracknya BOS ini bangjlimz dapetin dari Blog teman
READ MORE - Membuka Microsoft Word Yang terproteksi

Mari Berkarya

Dalam beberapa tulisan yang pernah saya baca, ada beberapa faktor dalam meningkatkan sebuah karya. Termasuk dalam hal apapun karya itu dibuat maupun di lakukan. Mungkin yang menjadi bahasan kita adalah seberapa karya itu berguna? seberapa karya itu terjual, ataupun terbeli? atau seberapa besar karya itu menghasilkan dana. Marilah kita bahas sejenak tentang karya:

Karya adalah sebuah realitas tentang suatu pekerjaan yang pernah kita hasilkan. karya tidak selalu berbentuk materi (Tulisan/buku, Patung/Lukisan, benda dll). Karya didasari dengan pemikiran, yang berumber di OTAK. Dimana dalam setiap karya dari individu memiliki nuansa yang saling berbeda dan ciri khas penentu karyanya masing-masing. Misalnya dalam membuat tempe goreng, dengan bahan dasar yang sama dari 2 orang yang berbeda akan memberikan cita rasa yang berbeda pula. Bukankah, keterampilan dan hasil olah otak yang akan menentukan kembali cita rasa dan bentuk karya tersebut. Esensi dasar dari berkarya bukanlah persoalan remeh tentang meniru, tetapi bagaimana proses pembuatannya. Banyak diantara kita yang bisa meniru/ menyontek/ Plagiat, namun inti karya dasar yang di ciptakan pastilah akan berbeda dengan hasil contekan/plagiatisme. Karena hasil contekan tidak akan membuat pembuatnya berpikir maupun berusaha.

repost dalam blog tanpa menyebutkan sumber tentu akan dianggap sebagai plagiat, namun dengan adanya modifikasi kata mungkin postingan tersebut akan berubah menjadi Suatu karya baru. seandainya dirumuskan
PLAGIAT/IMITASI< MODIFIKASI REPOST< MODERASI< POSTINGAN ASLI


Terkadang kita meremehkan tentang karya asli dengan imitasi/ repost, namun karya asli selalu memberikan nuansa segar. Nuansa Kerja keras, dan nuansa kesederhanaan. Karena karya yang bagus tersebut bukanlah karya yang mahal, namun karya yang sederhana akan tetapi menjadi sebuah MAHAKARYA. selamat berkarya, pembaca yang budiman
READ MORE - Mari Berkarya

mulai Blogging Lagi

Aye.... Aye..

gak kerasa tnyata nih Blog dah berumur.. walaupun gak seumuran ma blog2 sebelah yang udah expert.. tapi Lumayan ah.. Akhirnya PAGE RANKnya naek.. kekekekekekeke..
nih Blog juga mau Q upgrade dengan beberapa fitur yang mungkin lebih menarik dan beberapa link download untuk beberapa buku serta beberapa file tentunya gak menggangu Kehidupan Sosial di Tanah Air..

sebenarnya sih,, pengen bikin blog lagi. Tapi ngapain kalo satu blog bisa fokus n Pagerank bagus ngapain buat lagi?? kan percuma,, bayangin aja Blog Sekret PALAPA aja yang lumayan rame itupun masih gak ke Index ma google.. syukur blog ini dah ke Index dengan Rangking 2 lagi. hehehehehe Moga2 bisa naek ampe 4 amien..
READ MORE - mulai Blogging Lagi

Memaafkan

Memaafkan ato forgiving simple namun cukup bermanfaat pada dunia saat ini. Namun haruskah kita memaafkan ato juga meminta maaf sedangkan sebenarnya kita juga sering membuat kesalahan ato juga masih mengedepankan EGO??

Bagi sebagian orang LEBARAN adalah moment untuk memaafkan dan meminta maaf,, ajang reunian,, ajang kumpul-kumpul. Namun pernah gak terbesit dalam Pikiran Kita ketika,, saat bertemu (belum saling memaafkan) tiba-tiba hati Kecil Bicara " eh sialan,, masih Tau diri Juga Lho Kesini" ato bagi Yang akan mengakui kesalahan dan merasa bersalah,, "Untung Ada lebaran,, Kalo aja Gak ada,, Ngapain susah-susah minta maaf" kemudian Terlebur dalam senyum penuh kegembiraan karena udah Maaf-maafan.

Namun Buat yang intesitas bertemunya jarang dan kiranya tidak terjadi pertengkaran ataupun perselisihan satu dengan yang lain, maka Begini bersitan dipikirannya " GILA,, tiap lebaran ada AJA yang Baru,, Kalo Gak BaJU,, ya Handphone,, Gak Gitu,, Mobil n semua Gadget Idaman,, ampe GIGI KAWATAN" bagi Yang SHOW OFF cuman Mikir satu Hal " Ni,, orang Gak ada Perubahan,, mulai dari Ukuran Badan,, Bau BADAN,, ampe Pakaian SEMUAnya BArU"

Ya,, Kalo GINI mendingan GAK USAH lebaran,, kalo MASIH ada PIKIRAN-PIKIRAN diatas Di OTAK kita
READ MORE - Memaafkan

Jualan Koleksi

Baru ini aku Buat thread di kaskus mulai mau mempromosikan karya dan beberapa Koleksi yang aku jual. Maklumlah Bos,, Lagi Kanker alias Kantong Kering, dulu sih cuman buat Hobi n Iseng2. Sekarang kebutuhan makin Meningkat so Mau Jual aja sekalian Barang ini..


http://u.kaskus.us/19/6hfnjztb.jpg
http://u.kaskus.us/19/web7lyla.jpg



Terus Koleksi koleksi perangko (filateli) juga Mulai Ku Jual,, cos dirumah udah gak da generasi penerusnya.
READ MORE - Jualan Koleksi

PARIPURNA Hari Ke 2

SELAMAT PAGI.... hari ini akan diadakan rapat paripurna ke 2, setelah kemaren rame. Dan praktisi Telematika udah NGOCEH sembarangan lagi. Emang ni ORang gak da KAPOKnya; tau ndiri kan Si Roy, kemaren dah Q bahas di BLOGQ ini BAYANGIN UDAH dalam dunia dan praktik Komputerisasi udah gak maksimal, Ke POLITIK juga IKUT-IKUTAN,, wah-wah,, emang century bikin sensasi BESAR, MULAI dari PRESIDEN ampe TUKANG BECAK,, pada mulai apatis tuch..

SO LEBIH BAIK MANA APatis atau gak NGurus dengan PEMERINTAH?? UPto YOU LAH
READ MORE - PARIPURNA Hari Ke 2

Nukilan MADILOG

Mungkin gak banyak diantara kita ada beberapa buku yang pada masa lampau juga di banned (beredel oleh pemerintah) selain beberapa buku karangan alm. pramudya, buku sri bintang dan hingga buku karangan G.J.adicondro tentang gurita cikeas ada juga yang mungkin hanya komunitas andergron,, dan kelompok kiri yang memiliki buku-buku seperti ini,, disini akan sedikit dinukilkan dari MADILOG (Materialis Dialektik LOGIKA) tapi menurutku yang paling cukup berkesan buatQ adalah pada bab filsafat

Kini persoalan bukanlah lagi mana yang bermula Zat ataukah Roh, melainkan siapa yang terkuasa Dewa RAH ataukah ALAM? Tiga jawab yang mungkin, dan tiga jari pula yang perlu dipakai.

  1. Dewa Rah lebih kuasa dari Alam dan Undangnya.
  2. Dewa Rah sama kuasa dengan Alam dan Undang Alam.
  3. Dewa Rah kurang kuasa dari Alam dan Undang Alam.


Balik kita kejari ke 1, yakni pada telunjuk yang mengatakan bahwa Dewa Rah lebih kuasa dari Alam dan Undangnya! Menurut Ilmu Bintang zaman sekarang, maka jutaan Bintang dan Bumi beredar menurut Undang yang pasti, ialah undangnya Newton. Undang itu diakui syah, dipelajari di sekolah, dan dipakai oleh Ahli Bintang buat menghitung hal yang berkenaan dengan bumi dan bintang. Undang Newton tetap diakui syahnya, walaupun Einstein dalam beberapa perhitungan bisa mendapatkan hasil yang lebih jitu. Kalau undang alam yang dilukiskan oleh Newton itu jatuh, ataupun satu menit saja berhenti, maka kacau balaulah jutaan bumi dan bintang tadi. Tetapi selama Ilmu Pasti lahir dan ahli-ilmu-pasti memperhatikan jalannya Bumi dan Bintang ini, belumlah satu saat juga undang gerakan bintang itu dapat perkosaan. Belum pernah Maha Dewa RAH – yang mestinya masih ada menahan matahari naik, atau mencegah matahari turun Pasti Rah tak akan bisa. Peralaman (Experimenten) yang dijalankan dalam Laboratorium pada 5 benua di muka bumi ini belum pernah memungkiri Undang yang dikenal, dalam Ilmu Kodrat (Mekanika) Ilmu Alam, Ilmu Pisah dll. Undang alam itu terus jalan dengan tetap pasti, tak perduli, di waktu mana ataupun tempat mana juga. Dimana saja, bila saja undang itu dilaksanakan, dia berjalan tetap terang. Seperti pepatah Indonesia: Terang, bersuluh bulan dan matahari, bergelanggang di mata orang banyak. Pasti pula Maha Dewa Rah tak akan bisa merubah jalannya undang itu, pasti tak bisa.

Seorang pemikir nakal pernah berkata: yang kuat di alam ini mengalahkan yang lemah. Undang Alam ini sudah termasuk ke dalam common sense. "Ini semut’’,katanya pula, "ini jari saya, lebih kuat dari semut itu’’, katanya terus. "Kalau ada Kodrat, yang bisa mencegah Alam menjalankan Undangnya, tolonglah semut ini’’, katanya yang penghabisan. Pada saat itu juga ditekankannya jari pada semut yang lemah tadi. Semut tadi pasti mati. Quot erat demonstandum. Demikianlah dibuktikan kebatalannya andaian ke 1 tadi.

sedikit nulikan diatas mengindikasikan bahwa betapa kaya pemikiran warga indonesia pada waktu yang lalu namunkah bangsa ini mampu bertahan seperti ini jika gurita cikeas di banned atau dilarang terbit..?? tunggu kelanjutan dari artikel..artikel budaya dan sastra berikutnya

READ MORE - Nukilan MADILOG

100hari Pemerintahan(s)jilid 2

hari ini semua orang (gak semua sih, tapi Q salah satunya walau gak demo juga!) pada turun ke Jalan. MULAI di Jakarta, Bandung Surabaya, Jember, Makasar. dan semua di penjuru negeri!!
semua pada komentar tentang seratus tahun pemerintahan SBY. bisa dibayangin, semua orang merasa gak puas.. Q cuman mikir sederhana, apakah mereka dulu menjadi konstituen SBY (pemilih dalam pemilu) apa ga ya..?? auh ah.. gak peduli juga. pokoknya mereka sangat tidak mendukung dan beretorika tentang kegagalan sby...
eh waktu Q nonton berita di tvOne bung fajrul lagi debat ma menpora(menteri porak poranda,, kwkwkw) dan Tag news di bawah layar ada menuliskan seperti ini
"sby akan beberkan kesuksesan 100kerja" sukses?? sukses dari hongkong.. kwkwkw
terus Q mulai baca buku MADILOG. bukunya tan MALAKA yang juga mengkritisi ramalan JayaBaya dalam Kitab Babad Tanah Jawi, seperti ini kisahnya:
nanti pada tahon 1947 (taon jawa) atau 2010Masehi akan
Pemerintah Jawa Nasional Baru pindah ke Karang Baja. Sebab inipun tempat yang malang, pindah lagi ke Waringin Kuba (kuba) dekat gunung Ngamarta Laja.
apakah semua ramalan ini sukses?? ternyata dalam ramalan itu sudah banyak yang berubah atau tidak ada jadi alias gagal.. jika ramalan itu terjadi maka akan ada makar dan perombakan pemerintahan dari imcumbent,, yah namanya juga ramalan. dan Yang terjadi hari ini adalah bukti adanya kesalahan dan beberapa kecurangan yang dilakukan dalam pemilu kemarin. Dan jika terjadi makar dan perubahan pemerintahan maka ramalan jaya baya menjadi benar dan tag news yang akan disampaikan dalam kesuksesan 100 hari adalah seperti ini

  1. POLRI dipecundangi OLEH para Koruptor dan masyarakat saat ini
  2. Menteri dapat jatah MOBIL yang sangat mewah dan berkelas
  3. Century membuka Bukti akan adanya Korupsi
  4. Bukti terjadi kesalahan PEMILU dan REZIM harus berganti
  5. Ah,..pikir ja sendiri,, kita harus beradab agar tidak di impeachment.. heheheh

semoga nih blog gak di Banned ma Pemerintah,, saya cuman rakyat biasa bos.Bukan Politikus maupun tikus... kwkwkwkwk

READ MORE - 100hari Pemerintahan(s)jilid 2

Nukilan dari Gurita Cikeas

Menjelang Pemilu 2009, yayasan penopang kekuasaan SBY bertambah satu: Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (KdK), yang dipimpin oleh Arwin Rasyid. Empat orang anggota Dewan Pembinanya sudah masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, yakni
Djoko Suyanto, Purnomo Yusgiantoro, Sutanto, dan MS Hidayat (lihat Lampiran 3a: Visi, Misi, dan Struktur Pengurus YKDK). Yayasan ini dikelola oleh orang‐orang yang punya banyak
pengalaman di bidang perbankan. Ketua Umumnya, Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Bank Niaga, sedangkan Bendahara Umumnya, Dessy Natalegawa. Dessy adalah adik kandung Menlu Marty Natalegawa yang sudah diproyeksikan akan diangkat menjadi Menlu dalam KIB II
(Gatra, 28 Okt. 2009: 16).

Mereka tidak perlu lagi bingung memikirkan penggalangan dana (fund raising ) bagi yayasan ini, yang telah mendapat kucuran dana sebesar US$ 1 juta dari Djoko Soegiarto Tjandra, pemilik Bank Bali dan buron kelas kakap BLBI (Vivanews, 2 Okt. 2009; Mimbar Politik, 7‐14 Okt. 2009: 10‐11). Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, dan Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian punya beberapa ciri yang sama. Ketiga yayasan itu tidak dipimpin oleh SBY sendiri, tapi oleh orang‐orang dari inner circle nya. Pola operasinya sama: memadu kedermawanan dengan mobilisasi dukungan politik dan ekonomi. Sejumlah perusahaan
pendukung ketiga yayasan itu bukannya tidak mengharapkan keuntungan. Padahal, jangkauan kedermawanan ketiga yayasan itu membutuhkan dana yang sangat besar. Lagi pula, hasil auditing ketiga yayasan itu oleh auditor publik yang betul‐betul independen, belum pernah dilaporkan ke parlemen dan ke media massa. Soalnya, ketiga yayasan itu melibatkan sejumlah Menteri dan staf harian Presiden, serta menguasai dana milyaran rupiah. Yayasan Majelis
Dzikir SBY Nurussalam tadinya melibatkan tiga orang Menteri (Hatta Rajasa, Sudi Silalahi, dan M. Maftuh Basyuni, yang tadinya Menteri Agama) sebagai Pembina, serta Brigjen Kurdi Mustofa, Sekretaris Pribadi Presiden SBY, sebagai Pengawas. Kegiatan yayasan ini telah menelan dana yang sebagian mungkin berasal dari anggaran negara. Misalnya, dana untuk kegiatan zikir dan doa di Masjid Baiturrahim di Kompleks Istana Negara di akhir 2007 dan 2008, yang diikuti antara 3000 dan 4000 jemaah, yang selesai berdoa, diundang makan malam di Istana Negara (Kompas, 31 Des. 2007; Tempo, 13 Jan. 2008: 34).

Biaya makan malam ribuan jemaah zikir itu mungkin dapat diambil dari anggaran rutin kepresidenan yang telah disetujui oleh DPR‐RI. Tapi bagaimana dengan biaya ibadah umroh bagi lima rombongan ulama a 50 orang yang disponsori oleh yayasan ini, di mana setiap orang menelan biaya seribu real (Antara News, 16 Sept. 2008; Masayok 2008; website majelis dzikir)?
Boleh jadi, selain dari uang rakyat, melalui anggaran kepresidenan, pembiayaan yayasan ini dibantu oleh kedua orang bendaharanya. Selain Hartanto, ada bendahara lain, yakni Aziz Mochdar, mitra bisnis Bambang Trihatmodjo dan adik Muchsin Mochdar, ipar mantan Presiden B.J. Habibie. Selain itu, Aziz juga mitra Gunawan Yusuf, pemilik Sugar Group Company (SGC) yang sedang berkonflik dengan Anthony Salim tentang kepemilikan sejumlah perkebunan tebu di Lampung (Aditjondro 2003: 94; Tempo, 13 Mei 2008; Mahkamah, 15 April 2009: 28‐29; Gatra, 1 April 2009: 68‐69).

Dibandingkan dengan Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, Yayasan Puri Cikeas melibatkan lebih banyak pejabat, purnawirawan perwira tinggi, dan pengusaha. Ketua Dewan Pembinanya adalah Jero Wacik, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan, pemilik tiga perusahaan yang bergerak di bidang hotel, biro perjalanan, bidang interior, dan disain tekstil, yakni PT Griya Batu Bersinar, PT Pesona Boga Suara, dan PT Putri Ayu (Sriwijaya Post, 8 Sept. 2009; Warta Ekonomi, 16‐29 Nov. 2009: 49). Selain Menteri tadi, sejumlah mantan perwira tinggi terlibat di Yayasan Puri Cikeas. Ketua dan anggota Dewan Penasehat yayasan ini adalah mantan KSAD Jenderal (Purn.) Subagyo H.S., Komjen (Pol) Didi Widayadi, dan Mayjen TNI Bambang Sutedjo. Sedangkan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Pengurus adalah Marsekal Madya (Purn.) Suratto Siswodihardjo, mantan Ketua INKOPAU, dan mantan Wakil Ketua MPRRI Letjen (Purn.) Agus Widjojo. Subagyo HS dan Agus Widjojo tetangga SBY di kompleks Cikeas Indah itu (Detiknews, 24 Sept. 2004).

Para pebisnis yang namanya tercantum di struktur organisasi yayasan ini adalah Jero Wacik, yang sudah disebut di depan; Sofyan Basir, Dirut Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan mantan Dirut Bank Bukopin; Anton Sukartono, putra Suratto Siswodiharjo yang juga Wakil Bendahara
DPP Partai Demokrat dan CEO PT Bakrie Building Industries, anak perusahaan Bakrie & Brothers; Glen Glenardi, Direktur Utama Bukopin; Sukamdani Sahid Gitosarjono, pemimpin dan pemilik Sahid Group, serta anaknya, Hariadi Budi Sukamdani; Tanri Abeng dan anaknya, Emil
Abeng, Presiden PT Walinusa Energi yang bergerak di bidang pertambangan batubara serta pembangunan pembangkit‐pembangkit tenaga listrik dan pipa‐pipa gas alam (Aditjondro 2003: 24‐5; Tempo, 13 Mei 2008, 2 Febr. 2009; Antara, 12 April 2006; Lampung Post, 1 Juni 2006;
Sriwijaya Post, 8 Sept. 2009; Warta Ekonomi, 16‐29 Nov. 2009: 49; Bank
Bukopin 2002; website Yayasan Puri Cikeas; website Partai Demokrat).

Jangan lupa, Ketua Umum yayasan ini, Suratto Siswodihardjo, juga seorang pebisnis, setelah berkarier di bidang kemiliteran dan politik. Lahir di Solo tahun 1946, lulusan AKABRI Udara di Yogyakarta (1969) dan Sarjana Sosial Universitas Jakarta (1992) menjabat sebagai Kasi Sospol Mabes AU (1990‐1992), anggota DPRD‐DKI dari Fraksi ABRI dan Ketua INKOPAU (1998‐2001). Tahun 1998, Suratto menjadi komisaris PT Sweet Indo Lampung dan PT Indo Lampung Perkasa (1998‐2000) yang waktu itu masih milik Anthony Salim; anggota Dewan Audit Bank Bukopin ( 2006‐2007) dan komisaris Bank Bukopin (2001‐2002); komisaris PT Prosys Engineering International (2005); dan komisaris PT Angkasa Pura II (2006‐ 2007) yang mengelola bandara‐bandara di Jakarta, Medan, Palembang, Banda Aceh, dan Pontianak (Angkasa Pura II 2007: 3, 15; Bank Bukopin 2002, 2006; Mahkamah, 15 April 2009: 28‐29).

Dengan modal yang telah terkumpul dari berbagai usahanya, Suratto membeli tanah seluas 25 hektar di Desa Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, waktu masih berharga Rp. 5000 per meter persegi tahun 1995. Tanah itu kemudian dikapling‐kapling, masing‐masing seluas seribu meter persegi, dan tahun berikutnya ditawarkan kepada sejumlah perwira tinggi di jajaran Hankam seharga Rp 35 ribu per meter persegi. Sejumlah jenderal membelinya, termasuk SBY, yang langsung membeli empat kapling, yang sekarang sudah bernilai Rp 1,5 hingga Rp 2 juta per meter persegi. Suratto membangun rumahnya bersamaan dan berseberangan dengan SBY tahun 1997. Jadi boleh dikata, Suratto adalah seorang pengembang yang berhasil, yang berkepentingan untuk mempertahankan SBY menjadi Presiden untuk periode keduanya, supaya harga tanah di kompleks Cikeas Indah semakin mahal (Detiknews, 24 Sept. 2004; Tempo, 21 Juni 2009: 28, 21 Juni 2009: 28; Harian Komentar, 27 Ag. 2007).

Boleh jadi, mereka ikut menyumbang kegiatan Yayasan Puri Cikeas, yang bergerak dalam penyelenggaraan Sekolah Alam Cikeas, penanggulangan bencana alam di DIY dan Jawa Tengah, warung murah, dan berbagai bentuk bantuan sosial, terutama buat penduduk pedesaan sekitar Cikeas. Sedangkan untuk bantuan pengobatan gratis, ada klinik keliling, gagasan Ny. Ani Yudhoyono (Harian Komentar, 27 Ag. 2007; Radar Bogor, 16 Ag. 2009). Sejauh tidak menggunakan uang rakyat, dan murni dibiayai oleh pengusaha swasta, tidak ada masalah. Namun karena Sofyan Basir, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Yayasan Puri Cikeas, keuangan yayasan ini perlu diaudit dan dilaporkan ke parlemen, mengingat BRI merupakan BUMN. Secara khusus, para nasabah Bank Bukopin juga berkepentingan mengetahui laporan keuangan yayasan ini, sebab dirut Bank Bukopin, Glen Glenardi, adalah ketua Badan Pengawas yayasan ini. Padahal ketua umum yayasan ini, Suratto Siswodiharjo, pernah menjadi Komisaris (2001‐ 2002), kemudian anggota Tim Audit Bank Bukopin (2006‐2007). Walaupun Bukopin itu sendiri sudah badan usaha swasta, pemegang sahamnya termasuk koperasi‐koperasi pegawai negeri sipil (PNS), polisi, dan tentara. Suratto Siswodiharjo sendiri, masuk ke lingkungan Bukopin, karena ia pernah menjabat sebagai Ketua Induk Koperasi Angkatan Udara (INKOPAU). Dengan demikian dapat dikatakan, Bukopin mengelola sejumlah uang rakyat yang telah dibayarkan sebagai gaji pegawai negeri sipil, polisi, dan tentara.
READ MORE - Nukilan dari Gurita Cikeas

SEMANGAT BARU di akhir Tahun

Untuk Menyambut Tahun Baru,, Aku rasa inilah Lagu Yang tepat Untuk dinyanyikan dan Didengarkan,, SO Let sing D Song>>

(Ello)
Hello teman semua
Ayo kita sambut, hari baru telah tiba
Apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu
Dan berbagi bersama


Reff:
Buka kita buka hari yang baru
Sebagai semangat langkah ke depan
Jadi pribadi baru
Buka kita buka jalan yang baru
Tebarkan senyum wajah gembira
Dalam suasana baru

Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru


(Berry Saint Loco)
Coba diam walau hanya tuk sejenak,
Dengarkan kata dari sgala yang ku ucap,
Ku jelang pagi ini nikmati damai di hati,
Dalam waktu penuh arti karena aku dicintai,
Ku ingat kemarin suasana tak bersemangat,
Namun kini ku jalani dan semua rasanya tepat,
Bersama kita coba wujudkan harapan,
Membuka jalan dalam gapai setiap tujuan.

(Ipang)
Mentari bersinar selalu
Ini yang ku minta penuh semangat tertawa
Bersamamu teman semua
Karna ini saatnya kita nyanyi bersama

Back to Reff

(Lala)
Dengarkan hatimu, pastikan pilihanmu
Esok mentari kan datang, bawa sejuta harapan
Kita jumpa disana, berbagi bersama
Dan kita tahu, pelangi yang satukan kita

Buka kita buka hari yang baru
Sebagai semangat langkah ke depan
Jadi pribadi baru
Buka kita buka hari yang baru
Sebagai semangat langkah ke depan
Jadi pribadi baru

Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah semangat baru

Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru

Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah semangat baru


Download video clip Ello Ipang Berry(st.Loco)Lala Buka Semangat Baru
READ MORE - SEMANGAT BARU di akhir Tahun

Seberapa Pentingkah Diri Anda?

Sebenarnya semua orang adalah manusia yang diciptakan dengan segala kesempurnaan. Namun jika diantara kita memiliki kesalahan maka kita akan mengatakan sebuah perkataan dengan begitu sederhana dan terbuka artinya. No body is perfect!
So Lebih SIngkatnya sebagai manusia yang biasa saja maka saya menyatakan sebagai berikut :

  1. Kalau anda mau berbuat baik, biarlah anda mencobanya, jangan menyerah.
  2. Anda dan saya adalah manusia yang naik-turun, kadang diatas kadang di bawah, Jadi kalau lagi di bawah jangan mau kalo di paksa untuk ke Atas,Nanti anda dan mereka yang menyuruh akan kecewa terhadap anda. Karena ANda dan Saya Bukanlah Manusia Untuk semua keadaan dan Manusia Yang Sempurna
  3. Biasakanlah untuk tidak kaget terhadap apa yang terjadi secara mendadak dan mengagetkan anda karena itu akan membuat anda terbiasa dengan kesederhanaan dan kewajaran.
  4. Jangan Pernah Berpikir anda bakal tidak mengecewakan orang lain. ANda Hanya Manusia biasa, Biasa berbuat baik da Biasa Berbuat tidak Baik. Kalo ada Orang yang sedang menasihati anda untuk berbuat baik, tetapi anda tahu hanya ingin keliatan baik, diam saja, senyum saja, tidak usah mencibir
Karena Kita semua adalah Makhluk yang sempurna, namun tetap manusia biasa dan tidak ada kesempurnaan dalam kehidupan..
READ MORE - Seberapa Pentingkah Diri Anda?

Tiga Burung Dalam Kancut

Didepan sebuah universitas terpasang gubuk non permanen. Beberapa manusia sering mampir untuk sekedar membaca dan membeli warta. Sekat gubuk memisahkan dengan istana tembok mewah, dan tepat disamping kedai makan yang cukup bagi delapan ekor manusia.
Hari itu mendung, jauh lebih gelap dari malam yang telah terbiasa lewat. Menyiratkan energy listrik MegaWatt bahkan GigaWatt. Dentuman-dentuman sinyal akan ada badai kian meriah dan mengisyaratkan makhluk untuk betahan dalam rasa aman.
Mereka bersahabat, ketiga burung beda ras. Bandel karena masih saja mereka bertengger di atas gubuk penjual warta. Ketiga burung ini bersahabat begitu erat, namun tak pernah mereka memendam rindu satu sama lain. Mereka lebih menyiratkan ketegaran dan kegagahan masing-masing yang masih terpancang didalam kancutnya satu sama lain.
Ndok, pangilan salah satu burung yang hitam panjang dan lebih tebal dalam ukuran rambuk. Dia ditetaskan dalam kandang burung yang berbeda dengan rasnya. Keuletan serta kuatnya tenaga dalam menyiratkan kemampuan menembus nafsu dalam kalbu.
Burung yang satu ini cukup kecil dalam ukuran, panggil aja Ocok. Sewaktu menjadi telur beberapa orang yang menawarnya untuk dibeli lalu digoreng selalu saja merasa tidak cocok, terkadang mereka mengocoknya untuk meyakinkan isinya. Hingga tiba waktunya dia mematuk kulit telurnya untuk keluar, dan menyadari keindahan dunia. Tidak seperti cerita barat tentang Ugly Duck. Dia memang telur cucak rawa yang terhempas pada petarang kandang ayam kampus petelur.
Ocok jauh lebih mengenal realita kehidupan daripada ndok. Kebiasaan ayam dalam bertarung membuat ocok jauh memiliki keikhlasan dan kemampuan bertarung. Bahkan Hasratnya telah sirna terhadap betina dari ranah cinta kisahnya.
Kicaunya merdu, sayapnya berminyak mengidikasikan dia bukan sembarang burung. Paruhnya berbeda dengan ras dan keluarganya. Hanya terdapat tengger dan lantunan kicau-kicau merdu dari budaya keluarganya yang masih cenderung modern dan mampu. Jauhnya garis kemiskinan dan budaya konsumtif tidak membuatnya bahagia. Cerita cintanya yang ditinggal menikah dengan pasangan kekasihnya yang memilih migrasi ke tenggara dalam bulan kedelapan. Membuatnya terpuruk dan meniti tiap tangga kehidupan dalam kisahnya.
Panggil saja Jlim, ras unggasnya memiliki budaya kicau dan tata bahasa yang indah. Kewaspadaannya membuat gubuk menjadi ramai, dan indah. Kali ketiga hujan badai di kota ini menyebabkan mereka tersadar akan kebutuhan lahan yang bersifat permanen. Rasa keamanan dalam masing-masing burung ini memiliki pemahaman yang berbeda.
Bukan dentuman Guntur, bahkan bukan sayatan-sayatan kilat yang membuat mereka takut. Ketakutan mereka berada pada ketidaknyamanan kancut sebagai salah satu tempat berlindung bagi ketiga burung ini. Ocok lebih memilih kancut dengan model T dan menyiratkan warna lembut krem. Kebiasaan manusia dalam memakai kancut yang sempit dan sesak membuatnya merasa kepanasan. Kancut pilihanku berwarna kuning, berenda dan bergambar banteng. Kepiawaian pemikiran ndok dalam bidang politik dan hukum mensyaratkan keamanan burung dalam kancut bukan dari factor eksternal dan rasa nyaman internal. Melainkan factor kenyamanan dalam hidup kepemimpinan yang kuat laksana banteng, keriangan warna kuning dan estetika berenda dalam celana yang telah lama digunakan oleh para betina.
Baiklah kini kita jelaskan fungsi keamanan bagi burung dengan budaya yang sangat berbeda dengan kedua sahabatnya. Pilihan keamanan baginya terlekat pada fungsi tempat berlindungnya. Sarung sarang burung menjadi tepat digunakan pada saat malam panjang. Keluwesan sarung dan hangat yang menjadikan burung terasa nyaman dalam malam-malam panjangnya.
Mau Gaul ? Pake aja Boxer, walaupun tidak seketat Kancut, boxer cenderung lebih mahal karena estetika dan trend yang sedang hot. Karena beberapa actor film porno menunjukkan boxer bermerek produksi itali. Kancut sebenarnya sangat aman, namun gayanya yang kuno dan masih cenderung tradisional membuat burung jlim lebih memilih menggunakan boxer atau sarung aja.
Karena dalam pengalaman burung jlim harus dilarikan kedalam toilet karena kebelet kencing dan sang kancut menekan terlalu kesar sehingga sesak kencing. Coba bayangin klo lagi lihat cewek yang menggairahkan siburung pasti terkena serangan kantong kemih, karena kancut yang sempit dan menyesakkan.

Ketika ditanya tentang kegiatan hasrat dan olah raga yang dilakukan oleh burung-burung ini. Mereka cenderung No coment, hanya jlim dan ocok yang mengisyaratkan senyum simpul dan penuh makna tentang olahraga dengan team atau single. Hanya satu saran dari jlim sebagai burung bermartabat dan ras yang memiliki solidaritas jangan sampai burung tersebut memiliki trek record dan popular dalam olahraga single…?
Arief Rusli/ 13 April 2009
READ MORE - Tiga Burung Dalam Kancut

Check PAGE RANK

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

CHECK THIS OUT

About Me

Foto saya
Bukan Orang BAIK. Tapi Juga Bukan Orang JAHAT, APALAGI Munafik.